Jahe Merah

Jahe (Zingiber officinale) adalah salah satu keluarga dari jahean yang memiliki kulit berwarna kemerahan dengan bagian dalam yang berwarna merah muda sampai kuning, berbeda dengan jenis biasanya. Tanaman jenis ini salah satu tanaman herbal yang banyak digunakan untuk bahan dasar jamu, obat-obatan, Parfum dan kecantikan.

"<yoastmark

Perbedaan dengan Jahe lainya

Mengandung minyak atsiri dengan kandungan paling besar,yaitu hampir 4% dari total berat kering.

  • Memiliki rasa pedas, yang dihasilkan dari zat keton zingeron, yang lebih banyak dari jahe gajah.
  • Memiliki kandungan serat yang lebih kecil, mirip jahe putih, ketimbang jahe gajah.

kandungan zat gizi, fitonutrien dan minyak atsiri yang ada pada lebih unggul ketimbang dua jenis lainnya. Kandungan bahan aktif yang banyak dalam tanaman ini yang dapat memberi manfaat kesehatan untuk Anda. Tentu hal tersebut membuat fungsi dasar yang sudah ada pada jenis ini, yaitu kandungan antioksidan, antiemetik, hingga antibakteri dan peradangan, lebih maksimal kadarnya pada jenis ini.

Jahe merah bubuk

Manfaat yang terkandung adalah untuk menyehatkan sistem pencernaan serta mencegah penyakit yang berhubungan dengan pencernaan seperti perut kembung, sembelit, atau naiknya asam lambung terkait dengan stres. Beberapa manfaat adalah sebagai berikut:

  1. Mengurangi gejala demam dan flu.
  2. Memiliki sifat antiemetik yang kuat, yaitu efektif mengurangi rasa mual, muntah dan mengatasi mabuk perjalanan.
  3. Mengurangi gejala rematik dan sakit pinggang.
  4. Mengurangi radang pada tenggorokan dan bisa menjadi pelega tenggorokan.
  5. Mulai diteliti manfaat lainya untuk mendukung optimalisasi fungsi paru-paru.
  6. Mencegah hipertensi dan penyakit kardiovaskular.
  7. Mencegah penyakit degeneratif pada saraf dan otak.
  8. Mengatasi pusing yang disertai mual.

Selain itu berguna dalam menjaga kesehatan otot, penelitian  yang berkaitan dengan jahe ini menemukan bahwa manfaatnya mampu menghilangkan ketidaknyamanan di otot akibat nyeri pada atlet. Selama percobaan 6 minggu ini, mereka yang mengonsumsinya mengalami penurunan nyeri otot yang signifikan dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi.